Karang Taruna Kelurahan Sungai Selayur Gelar Bujang Gadis Kampung Sigemoy II Bertema Betawi, Dorong Generasi Muda Berkarya

 

Fatihnew.id/PALEMBANG – Karang Taruna Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, sukses menggelar ajang “Bujang Gadis Kampung Sigemoy II” pada Sabtu, 27 Juni 2026. Mengusung tema “Betawi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, seperti publik speaking, modeling juga kegiatan keagamaan serta melestarikan budaya, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.

Acara berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kalidoni M Rama Cahya Putra,S.STP.,M.M, Lurah Sungai Selayur Arsun Sahadi SE,Msi, jajaran tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi muda di Kampung Sigemoy.

Dalam kesempatan itu, AKBP Karimun Jaya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang positif bagi anak-anak muda. Menurutnya, Polri akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat kreatif, inovatif, dan membawa dampak positif bagi lingkungan.

“Polri sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu mengarahkan generasi muda kepada aktivitas yang positif, kreatif, dan inovatif. Kegiatan Kampung Sigemoy merupakan contoh pembinaan yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, AKBP. Karimun Jaya, SH PLH. Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Sumsel juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya pada malam hari. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan arahan dari Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas), orang tua diminta lebih memperhatikan waktu kepulangan anak agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

“Kalau anak terlambat pulang, segera dicari. Jangan dibiarkan berada di luar tanpa pengawasan. Dulu selepas Magrib anak-anak sudah diingatkan untuk pulang ke rumah. Sekarang pengawasan seperti itu harus kembali dilakukan karena kita khawatir anak-anak dapat terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, maupun kenakalan remaja lainnya,” katanya.

Ia berharap para orang tua dapat menjadi garda terdepan dalam membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak baik, disiplin, dan memiliki masa depan yang cerah.

Sementara itu, Pembina Kampung Sigemoy, Bapak Hambali, mengatakan bahwa pembinaan terhadap generasi muda tidak hanya dilakukan melalui berbagai kegiatan positif, tetapi juga melalui kerja sama dengan pengurus RT di lingkungan Kampung Sigemoy.

Menurut Hambali, pihak RT secara aktif memberikan imbauan kepada warga untuk mengawasi anak-anak mereka pada malam hari. Bahkan, apabila masih ditemukan anak-anak berada di luar rumah hingga **pukul 21.00 WIB**, pengurus RT akan memberikan teguran secara persuasif dan meminta mereka segera pulang ke rumah.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak. Kami ingin mereka terhindar dari pergaulan negatif dan lebih banyak mengikuti kegiatan yang bermanfaat seperti yang diselenggarakan di Kampung Sigemoy,” ujar Hambali.

Ia menambahkan, ajang Bujang Gadis Kampung Sigemoy II  diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, mencintai budaya, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui sinergi antara Karang Taruna, pemerintah kelurahan, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta dukungan aparat kepolisian, Kampung Sigemoy diharapkan terus menjadi contoh lingkungan yang aman, kreatif, dan peduli terhadap pembinaan generasi muda demi mencetak penerus bangsa yang berkualitas. (okto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP