fatihnewa PAGAR ALAM Sumatra Selatan – Setelah sempat dinyatakan hilang sejak awal Mei 2026, Toni bin Ali Sudiman (33), seorang petani asal Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di pinggiran Sungai Lematang, Talang Bumi Agung, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, pada Jumat (29/05/2026) siang.
Kapolsek Dempo Selatan, IPTU Akhirudin, S.H., mengonfirmasi penemuan tersebut. Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh saudara kandungnya, Mul, bersama pihak keluarga sekitar pukul 13.00 WIB.
”Korban merupakan warga Dusun Talang Ternak (Kampung KB), Kelurahan Lubuk Buntak. Setelah mendapat laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar IPTU Akhirudin, Jumat (29/5).
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari BPBD, , Polres Pagar Alam, Polsek Dempo Selatan, serta dibantu oleh warga setempat. Karena medan yang cukup menantang, proses evakuasi baru bisa dilakukan pada pukul 16.00 WIB. Korban kemudian dibawa menuju rumah duka dan tiba sekitar pukul 17.30 WIB.
Kronologi Hilangnya Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui sudah tidak pulang ke rumah sejak Kamis, 7 Mei 2026 lalu. Namun, saat itu pihak keluarga sempat tidak melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Dempo Selatan.
Seminggu sebelum ditemukan meninggal, sejumlah pemancing dari Desa Bumi Agung sempat melihat korban masih dalam kondisi hidup di sekitar Sungai Lematang. Saat itu, korban terlihat tidak mengenakan busana. Warga sempat mencoba memberikan makanan, namun ditolak oleh korban.
Diduga Kelaparan dan Kedinginan
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kematian korban adalah akibat kelaparan dan kedinginan selama berada di luar rumah.
Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Talang Ternak untuk segera dimakamkan dan pihak keluarga menolak dilakukan otopsi lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga di rumah duka. Pihak kepolisian menyatakan akan terus melakukan perkembangan dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Pewarta Esitaot : Bahtum












