Surat Konfirmasi Masuk Tong Sampah? Kepsek SDN 16 OKU Bungkam Soal BOSP

fatihnews. Id OKU Sumatra Selatan – Diam seribu bahasa. Itulah respons Kepala SDN 16 OKU, Darul Qutni, saat diminta klarifikasi terkait dugaan kejanggalan Dana BOSP 2025. Surat konfirmasi resmi dari awak media seolah tak pernah ada.

Padahal isi surat itu bukan basa-basi. Tim media telah merinci satu per satu temuan: adanya selisih volume pekerjaan, nilai belanja yang jauh di atas harga pasar, bahkan kegiatan yang diduga sama sekali tidak pernah dilaksanakan. Semua poin sudah ditulis dengan jelas. Namun hingga kini, tidak ada jawaban.

“Diamnya kepala sekolah justru memperkuat dugaan kami,” tegas pihak media.

Lebih tegas lagi, UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyatakan bahwa sekolah negeri adalah badan publik. Artinya, wajib memberikan jawaban atas permintaan informasi. Surat sudah masuk, waktu telah lewat, namun jawaban tak kunjung datang.

Dugaan Mark Up Makin Kental
Tanpa klarifikasi berbasis data, dugaan penyimpangan sulit dibantah. Sikap diam saat dikonfirmasi, padahal masalah sudah disodorkan secara rinci, justru memperkuat kecurigaan adanya mark up dan manipulasi anggaran.

 

Upaya konfirmasi ulang ke Darul Qutni pun nihil. Pesan yang dikirim tidak mendapat respons, bahkan tidak dibaca. Publik masih menunggu penjelasan atas penggunaan dana BOSP yang seharusnya diperuntukkan bagi siswa, bukan menjadi tanda tanya.

Pewarta : Bk jim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP