Tragis! Diduga Rebutan Hasil Panen Kopi, Menantu di Empat Lawang Tegak Habisi Ibu Mertua, Jasad Dibuang ke Sungai

fatihnews. Id  EMPAT LAWANG, Sumatra Selatan — Aksi pembunuhan keji menggemparkan warga Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

​Seorang wanita paruh baya bernama Aminah, tewas mengenaskan setelah dihabisi oleh menantunya sendiri, Angga.

​Korban dibunuh secara sadis dengan cara dipukul menggunakan batang kayu. Tragisnya, untuk menghilangkan jejak, pelaku memasukkan jasad ibu mertuanya itu ke dalam karung lalu membuangnya ke sungai.

​Peristiwa berdarah ini diketahui terjadi pada Selasa (19/5/2026) di sebuah kebun kopi setempat. Namun pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah pihak kepolisian berhasil meringkusnya beberapa hari kemudian.

​Kronologi dan Motif: Gelap Mata gara-gara Hasil Kopi

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden memilukan ini bermula dari konflik keluarga yang pecah di area perkebunan kopi.

​Diduga kuat, pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh perselisihan sengit terkait pembagian hasil panen buah kopi antara pelaku dan korban.

​

​Emosi yang memuncak membuat Angga gelap mata. Tanpa rasa iba, ia tega menghabisi nyawa ibu mertuanya sendiri menggunakan hantaman kayu.

​Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku langsung memasukkan jenazah Aminah ke dalam sebuah karung. Pelaku kemudian membawa karung tersebut dan membuangnya ke aliran sungai di kawasan Talang Jerambah, Ulu Musi.

​Pelaku Berhasil Ditangkap, Jasad Korban Masih Misteri

​Pelarian Angga tidak bertahan lama. Aparat kepolisian berhasil mengendus keberadaannya dan mengamankan pelaku pada Minggu malam (24/5/2026).

​Saat ini, Angga tengah mendekam di sel tahanan Mapolres setempat dan menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejamnya.

​Namun, duka keluarga belum sepenuhnya usai. Hingga berita ini diturunkan atau memasuki hari kelima pasca-pembunuhan, jasad korban Aminah masih misteri dan belum berhasil ditemukan.

​Pihak kepolisian, tim SAR, bersama warga setempat masih terus baku hantam dengan waktu melakukan upaya pencarian menyisir sepanjang aliran sungai tempat korban dibuang.

Pewarta editor : Bk Tim

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP