“Truk Sampah Warisan 2008 Keropos, DLH Pagaralam Berharap Perhatian Pemkot”

fatihnews. Id Pagaralam Sumatra SelatanMobil armada pengangkut sampah yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota pagaralam butuh peremajaan sebabnya banyak kendaraan yang dipakai saat ini tak layak pakai.

 

Kepala dinas lingkungan Hidup kota pagaralam Joni SE.MM mengatakan dari 23 kendaraan dump truck yang dimiliki saat ini hanya 8 yang sekiranya layak pakai karna 1unit rusak total tidak berfungsi , 2 unit rusak lagi dibengkel sedang kah sisanya 10 unit kondisinya sudah tua dan sudah kropos karna tahunnya produksi kendaran 2008 itupun bekas hibah dari kabupaten lahat saat Kota Pagar alam masih bergabung dengan Kabupaten lahat

 

Menurut Joni

“Kendaran yang ada saat ini betul-betul dimanfaatkan se.optimal mungkin untuk melakukan pengangkutan sampah untuk dipakai meski kondisinya sudah tak layak ada yang dump truk sudah tidak berfungsi dan keadaan mesin kendaraan sudah tidak normal lagi tapi tetap kami optimal kan Karena mengingat sampah dari masyarakat jika tak segera diangkut dalam sehari saja akan menumpuk,” ujarnya disaat dibincangi media ini rabu (30/09/2026).

 

Dijelaskan joni selaku kepala dinas LH, armada yang dimiliki saat ini untuk dump truck ada 23 unit 1 rusak berat tidak bisa difungsikan lagi, sementara 2 lagi dalam.keadaan rusak keluar masuk bengkel dan untuk 10 unit lagi kondisi kendaran sudah kropos sudah umur maklum produksi 2008 sedangkan sisa nya ada 8 unit yg memang tahun mudah pengadaan pemkot pagaralam kalo tidak salah tahun 2010

 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pagaralam berencana mengajukan pengadan dump tuk baru 15 unit tapi.mengingat efesinsi anggaran jangankan untuk pengadaan kendaraan untuk perbaikan saja seperti ganti oli, pergantian Ban saja kami kurang jadi kami berharap.kedepan ada langka langka dari pemerintah kota pagaralam dan DPRD untuk prihal ini mengingat hal ini adalah layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat

 

Ditambahkan joni jika pengajuan mobil baru tersebut terealisasi, mobil yang sudah tak layak pakai akan dihentikan penggunaannya.

Karna dianggap membebani anggaran karna selalu perlu perbaikan keluar masuk bengkel

Kendaraan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini rata-rata telah dipakai sejak 2008. Kondisinya pun sudah banyak yang keropos, meski kondisi mesin rutin dilakukan perawatan ungkapnya mudah mudahan kedepan ada solusi yang bisa ambil demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat ujarnya.

Editor Pewarta : Bantum Bk

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP